Selasa, 15 Maret 2016

Kumpulan Puisi WS Rendra

  Kita semua telah tau kan bahwa puisi tidah dapat lepas dari kehidupan kita,terlebih di dalam lingkungan sekolah. Dan kita juga tau bahwa banyak sekali tokoh seorang puitis di Indonesia ini,salah satunya adalah WS Rendra.Berikut akan saya paparkan beberapa karya beliau.
Selamat membaca.

KUPANGGIL NAMAMU
 
Sambil menyebrangi sepi

kupanggil namamu, wanitaku.

Apakah kau tak mendengarku?

Malam yang berkeluh kesah

memeluk jiwaku yang payah

yang resah

kerna memberontak terhadap rumah

memberontak terhadap adat yang latah

dan akhirnya tergoda cakrawala.

Sia-sia kucari pancaran sinar matamu.

Ingin kuingat lagi bau tubuhmu

yang kini sudah kulupa

Sia-sia.

Tak ada yang bias kujangkau.

Sempurnalah kesepianku.

Angin pemberontakan

menyerang langit dan bumi.

Dan dua belas ekor serigala

muncul dari masa silam

merobek-robek hatiku yang celaka.

Berulang kali kupanggil namamu

Di manakah engkau, wanitaku?

Apakah engkau juga menjadi masa silamku?

Kupanggil namamu.

Kupanggil namamu.

Kerna engkau rumah di lembah.

Dan Tuhan?

Tuhan adalah seniman tak terduga

yang selalu sebagai sediakala

hanya memedulikan hal yang besar saja.

Seribu jari dari masa silam

menuding kepadaku.

Tidak.

Aku tidak bias kembali.

Sambil terus memanggili namamu

amarah pemberontakanku yang suci

bangkit dengan perkasa malam ini

dan menghamburkan diri ke cakrawala

yang sebagai gadis telanjang

membukakan diri padaku.

Penuh. Dan perawan.

Keheningan sesudah itu

sebagai telaga besar yang beku

dan aku pun beku di tepinya.

Wajahku. Lihatlah, wajahku.

Terkaca di keheningan.

Berdarah dan luka-luka

dicakar masa silamku.





BLUES UNTUK BONNIE
 
Kota Bostron lusuh dan layu

kerna angin santer, udara jelek,

dan malam larut yang celaka.

Di dalam café itu

seorang penyanyi Negro tua

bergitar dan bernyanyi.

Hampir-hampir tanpa penonton.

Cuma tujuh pasang laki dan wanita

berdusta dan bercintaan di dalam gelap

mengepulkan asap rokok kelabu,

seperti tungku-tungku yang menjengkelkan.

Ia bernyanyi.

Suaranya dalam.

Lagu dan kata ia kawinkan

Lagu beranak seratus makna.

Georgia. Georgia yang jauh.

Di sana gubug-gubug kaum Negro.

Atap-atap yang bocor.

Cacing tanah dan pellagra

Georgia yang jauh disebut dalam nyanyinya.

Orang-orang berhenti bicara.

Dalam café tak ada suara.

Kecuali angin menggetarkan kaca jendela.

Georgia.

Dengan mata terpejam

si Negro menegur sepi.

Dan sepi menjawab

dengan sebuah tendangan jitu

tepat di perutnya.

Maka dalam blingsatan

ia bertingkah bagai gorilla.

Gorilla tua yang bongkok

meraung-raung.

Sembari jari-jari galak di gitarnya

mencakar dan mencakar

menggaruki rasa gatal di sukmanya.

Georgia.

Tak ada lagi tamu baru.

Udara di luar jekut.

Anginnya tambah santer.

Dan di hotel

menunggu ranjang yang dingin
 
Serentak dilihat muka majikan café jadi kecut

lantaran malam yang bangkrut

Negro itu menengadah.

Lehernya tegang.

Matanya kering dan merah

menatap ke surga.

Dan surga.

melemparkan sebuah jala

yang menyergap tubuhnya

Bagai ikan hitam

ia menggelepar dalam jala

Jumpalitan

dan sia-sia.

Marah

terhina

dan sia-sia.

Angin bertalu-talu di alun-alun Boston.

Bersuit-suit di menara gereja-gereja.

Sehingga malam koyak moyak.

Si Negro menghentakkan kakinya

Menyanyikan kutuk dan serapah.

Giginya putih berkilatan

meringis dalam dendam.

Bagai batu lumutan

wajahnya kotor, basah dan tua

Maka waktu bagaikan air bah

melanda sukmanya yang lelah.

Sedang di tengah-tengah itu semua

ia rasakan sentakan yang hebat

pada kakinya.

Kaget

hampir-hampir tak percaya

ia merasa

encok yang pertama

menyerang lututnya.

Menuruti adat pertunjukan

dengan kalem ia menahan kaget.

Pelan-pelan duduk di kursi

Seperti guci retak

di toko tukang loak.

Baru setelah menarik napas panjang

ia kembali bernyanyi.
 
 
 
 
 
Nah itu dia sekiranya dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.
 
 
 
Salam
 
GENASUS & ANGIN SAMUDRA
 



 
 

Kamis, 10 Maret 2016

About Lizard

Berikut ini adalah teks berbasis bahasa inggris yang akan membantu anda untuk menemukan teks singkat bahasa inggris sebagai bahan ujian prektek


Lizards are reptiles. Snakes, alligators, and crocodiles are also reptiles. There are more species of lizard than any other reptiles. Like snakes, Lizard have dry, scaly skin. Most Lizards are only a few centimeters long. The biggest lizard is the Komodo dragon. It can be up to 10 feet (3 meters) long.

          Lizards have four legs and a long tail. Some lizards can run fast on their hind legs. Some lizards use their legs for swimming. Some lizards have claws on their toes for climbing trees. The gecko has toes that grap like suction cups. Geckos can climb up walls an walk across ceilings. The glass lizard and the slowworm have very short legs. These lizards look more like snakes that crawl on their belliers.

          Most lizards live in warm places such as deserts and tropics. The tropics are areas near the equator, the imaginary circle that runs around Earth’s middle. Most Lizards cannot live in cold places. Lizards are cold-blooded. They cannot make their own body heat. They must lie in the sun to warm up. The common lizard lives the farthest north of any lizards. It can live near the North Pole. Some lizards burrow into the ground . Some lizards live in trees. Other lizards live in or near water.
 
 
 
 
 

 

 

 

 

 

Sabtu, 12 Desember 2015


 

MAKALAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

KELAS XII BAHASA

 

 

 



 

 

 

Nama
Absen
Nita Suryani
13
Restu Mafaza
14
Rifki Wahyu Febrian
15
Rizky Dwi Saputra
16
Rona Arum Sari
17
Salsabila Widya C
18
Tia Fakhira Salma
19


 

DAFTAR ISI

 

 
Daftar Isi.........................................................................................................................
Ii
 
BAB I : Pendahuluan
 
 
Latar Belakang................................................................................................................
1
 
Tujuan.............................................................................................................................
1
 
Manfaat .........................................................................................................................
1
 
BAB II : Isi
 
 
1.      Wara’ ................................................................................................................
2
 
2.      Sabar .................................................................................................................
2
 
Hikmah dan Contoh Sabar ................................................................................
3
 
3.      Tawakal .............................................................................................................
4
 
4.      Amal Shaleh dan Ikhtiar ....................................................................................
 
 
a.       Ikhtiar .........................................................................................................
5
 
b.      Amal Shaleh ................................................................................................
6-7
 
5.      Percaya Diri .......................................................................................................
8-10
 
BAB III : Penutup .........................................................................................................
11


 

BAB I

PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

Kami membuat makalah atau panduan pembelajaran ini untuk menciptakan satu sarana pembelajaran yang bermutu.

B.     TUJUAN

Adapun Tujuan Kami membuat makalah ini :

1.      Menyelesaikan tugas yang diberikan guru

2.      Menambah ilmu

3.      Menambah wawasan dan pengetahuan

C.     MANFAAT

1.      Menambah wawasan

2.      Dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari dan dapat menjauhi larangan agama yang ada


 

BAB II

ISI

A.    Wara’

Waro berasal dari kata waro’a yang berarti dibelakang atau dibalik atau menjauhi. Artinya berarti suatu sikap seorang mukmin untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan yang meragukan, hal-hal yang tidak jelas, tidak mempunyai arti dan sesuatu yang berlebihan.

Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Huroiroh : “Jadilah orang wara’ tentu kamu akan menjadi sebaik-baik hamba di antara manusia”

Orang yang memiliki sifat Wara’ akan berfikir berulang kali meghadapi perkara syubnat (meragukan), karena perkara syubnat terdapat pada banyak persoalan hidup yang harus dihadapi.

1.      Jalan Menuju Wara’

Diperlukan ketegasan jiwa bagi orang yang wara’i , sebab bercampur aduknya hal-hal yang syubhat sangat tidak jelas, adapun mana yang halal dan mana yang haram pun tidak jelas. Hanya dengan kemurnian iman tanpa kemunafikan akan menunjukkan satunya kata dan perbuatan. Agar sifat Wara’ itu tergenggam erat makan diperlukan ilmu pengetahuan tentang halal dan haram. Untuk mencapai jalan Wara’ makan tinggalkanlah hal-hal yang tidak bermanfaat seperti sabda Rasulullah SAW : “Tanda kebagusan keislaman seseorang ialah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat bagi dirinya” (H.R. Tirmidzi)

2.      Orang yang memiliki sifat Wara’ akan memiliki rasa takut kepada Allah sehingga akan membuahkan khasanah dan mengikir sayyiah dan mungkarot.

 

B.     Sabar

 

1.      Arti Kata Sabar

Secara bahasa sabar berarti sikap teguh, tidak mengeluh ketika ada cobaan. Dalam pandangan Agama Islam sabar berarti menerima ujian-ujian Allah SWT dengan tujuan memperoleh ridhonya.

2.      Pembagian sabar

1.      Sabar dalam Ibadah

Dengan tertib menjalankan kewajiban dalam ibadah.

2.      Sabar dalam menghadapi musibah

Teguh saat menghadapi ujian dari Allah

3.      Sabar terhadap maksiat

Bisa mengendalikan diri agar tidak terjerumus kedalam hal maksiat

4.      Sabar dalam perjuangan

Menyadari bahwa semua perjuangan tidak sepenuhnya berhasil seperti rencana kita

 

3.      Hikmah Sabar

1.      Sukses dunia akhirat

2.      Meningkatkan keimanan dan ketakwaan

3.      Mendorong manusia menjalankan kewajibannya terhadap Allah SWT

4.      Dapat mengendalikan/menghindari dari perbuatan yang dilarang Allah SWT

5.      Teguh dalam menerima cobaan

4.      Contoh sikap sabar

1.      Bersabar dalam hal belajar untuk meraih cita-cita

2.      Sabar ketika diejek teman

3.      Tidak mudah emosi

4.      Tidak tergesa-gesa

5.      Menerima segala sesuatu dengan kepala dingin

6.      Tidak mudah menyalahkan orang lain

7.      Selalu berserah diri kepada Allah SWT

 

C.     Tawakal

Tawakal berasal dari bahasa arab tawakul yang dibentuk dari kata wakala yang artinya menyerahkan, mempercayai, mewakilkan. Jadi tawakal artinya rasa pasrah hamba kepada Allah SWT yang disertai dengan segala daya dan upaya mematuhi, setia, dan memenuhi segala perintahNya.

1.      Orang yang memiliki sifat tawakal akan senantiasa bersyukur jika mendapatkan suatu keberhasilan dari usahanya. Hal ini didasari karena keberhasilan itu atas izin dan kehendap Allah SWT. Sementara itu apabila gagal akan selalu ikhlas dan tidak larut dalam kesedihan karena segala keputusan Allah pastilah yang terbaik.

2.      Tawakal dalam kehidupan sehari-hari dapat dicapai dengan motivasi sebagai berikut :

a.       Yakin bahwa Allah penguasa segalanya

b.      Tahu keutamaan dari sikap tawakal

c.       Menyadari bahwa manusi banyak kekurangan(Yang sempurna hanya Allah)

 

 

 

 

3.      Dalam bertawakal hendaknya kita serahkansemuanya  kepada Allah SWT, hal ini diperintahkan dalam surat Al-Maidah 23 sebagai berikut

 

(٢٣:المائدة﴿ مُّؤْمِنِينَ كُنتُم إِن فَتَوَكَّلُوٓا۟اللّٰـهِوَعَلَى

Artinya : .... “Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal jika kamu benar-benar orang yang beriman”

 

D.      Amal Salih dan Ikhtiar

 

1.      Ikhtiar

 

Ikhtiar secara bahasa artinya memilih manakala secara istilah ikhtiar adalah usaha seorang hamba untuk memperoleh apa yang di kehendakinya. Orang yang berikhtiar bererti dia memilih suatu pekerjaan kemudian dia melakukan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh agar dapat berhasil dan berjaya.

Dan sebagai seorang muslim di wajibkan untuk senantiasa berikhtiar sekuat tenaga dan kemampuannya. setelah dia berikhtiar maka dia harus menyerahkan segala usahanya kepada allah swt,

 

Dalil-Dalil Tentang Ikhtiar

Berikut ini adalah dalil tentang ikhtiar dalam alquran

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ * سورة الرعد

Artinya : …” Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri …” ( QS. Ar-Ra’du 11 )

 

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ * سورة الجمعة

Artinya : “Apabila telah di tunaikan shalat, maka bertebarlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. “( QS. Al-Jumu’ah 10 )

 Artinya : “Sungguh jika sekiranya salah seorang di antara kamu membawa talinya (untuk mencari kayu bakar) kemudian ia kembali dengan membawa seikat kayu di punggungnya lalu ia menjualnya sehingga Allah mencukupi keperluannya (dengan hasil itu) adalah lebih baik daripada ia meminta-minta kepada manusia baik mereka memberi atau mereka menolak.” ( HR.Bukhari )

 

Contoh-Contoh Ikhtiar :

Contoh-contoh ihktiar yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari terlalu banyak sekali karena Allah swt memberi kebebasan untuk manusia berikhtiar dengan syarat tidak melanggar syariat Allah swt, Contoh ikhtiar seperti belajar dengan tekun agar mendapat nilai yang baik, seorang ayah bekerja untuk mencukupi keperluan keluarganya, dan lain sebagainya.

 Manfaat Ikhtiar

 Seorang muslim yang senantiasa berikhtiar akan memiliki dampak positif, di antaranya sebagai berikut :

 

1.      Merasakan kepuasan batin, karena telah berusaha dengan sekuat tenaga dan kemampuanya yang di miliki.

2.      Terhormat di hadapan Allah dan sesama manusia.

3.      Dapat berhemat karena merasakan susahnya bekerja.

4.      Tidak mudah berputus asa.

5.      Menghargai jerih payahnya dan jerih payah orang lain.

6.      Tidak menggantungkan orang lain dalam hidupnya.

7.      Menyelamatkan akidahnya, karena tidak ( bebas ) bertawakal kepada makhluk.

 

2.      Amal Shaleh

 

Amal artinya pekerjaan, perbuatan, kegiatan. Shaleh artinya baik, bagus, positif, membangun. Perbuatan yang baik adalah amal shaleh, perbuatan membangun amal shaleh. Lawannya fasad, merusak, membahayakan. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, amal diartikan sebagai perbuatan (baik atau buruk). Secara istilah, amal saleh berarti perbuatan sungguh- sungguh dalam menjalankan ibadah ataupun menunaikan kewajiban agama yang dilakukan dalam bentuk berbuat kebaikan terhadap masyarakat atau sesama manusia.contoh mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam, penyandang cacat, orang jompo dan anak yatim piatu. Dalam al-Qur’an banyak dijumpai perkataan amal dengan berbagai bentuknya yaitu ‘amila, a’mala, ta’malun, ya’malun, ‘amilun, ‘amalus-salihat, dan ‘amalus-syyari’at.

 

a.        Karakteristik Amal Saleh

Orang yang hidup pada zaman pra-islam mempunyai anggapan bahwa kekayaan, keturunan, kedudukan, dan bermacam-macam kelebihan duniawi lainnya menjadi faktor yang akan menentukan keadaan seseorang.

Agama islam membawa satu ajaran (dokrin) bahwa keturunan, pangkat, kedudukan yang tinggi, dan kekayaan yang bayak , semua itu tidak mendatangkan keuntungan, terutama untuk kehidupan di akhirat kelak. Satu-satunya yang memberikan faedah ialah amal saleh, yakni perbuatan baik.

 

Secara umum, pengelompokan amal itu terbagi dua, yaitu amal saleh (amal yang baik) dan ‘amalus sayyi’ah (amal yang buruk). Amal saleh ialah segala perbuatan kebbijakan yang mendatangkan manfaat untuk diri sendiri, keluarga, bangsa, dan manusia seluruhnya, baik berupa perbuatan, ucapan, maupun sikap.bahkan melakukan suatu perbuatan yang dilarang Alloh, itu pun termasuk amal saleh.

2.       Nilai Positif Amal Saleh

Dalam Al-Qur’an, banyak diuraikan hasil (buah) dari amal saleh, baik didunia maupun diakhirat, yaitu:

a.       Rezeki yang baik (al-Hajj/22:50);

b.      Derajat yang tinggi (Taha/20:75);

c.       Keberuntungan (al-Qasas/28:67);

d.      Keadilan (Yunus/10:4);

e.       Keluar dari kegelapan (at-Talaq/65:11);

f.       Rahmat dan cinta (al-Jasiyah/45:30);

g.      Hilang perasaan takut (Taha/20:112);

h.      Pahala yang cukup (Alli ‘Imran/3:57);

i.        AmpunanIlahi (Fatir/3:57);

j.        Kehidupan di surga (al-Mu’minun/23:40).

 

b.      Membiasakan Amal Saleh

 

  Setiap amal saleh, harus didasari niat yang suci dan ikhlas. Jangan sampai seorang yang beramal memiliki niat yang salah, ada udang dibalik madu. Misal, mengharap kedudukan,pujian, atau keuntungan yang lain-lain.

  Berusaha atau beramal, pada umumnya tidak memandang ruang dan waktu serta tidak hanya pada saat yang lapang. Dalam situasi apa pun, kita tidak menyianyiakan untuk beramal atau berusaha. Walaupun hasil amal itu belum tampak sekarang, hal itu tidak boleh menjadikan kita malas beramal.\

 

c.   Contoh amal saleh adalah sebagai berikut, diantaranya :

1)      Selalu belajar dan bekerja keras dengan niat Lillah ta’ala/ karena Allah.

2)      Selalu melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi larangan-Nya. Seperti, shalat zakat, dan puasa.

3)      Berbakti kepada orang tua.

4)      Melakasanakan perintah guru.


 

E.     Percaya Diri

 

1.              Pengertian Kepercayaan Diri

Percaya diri adalah sikap individu yang yakin akan kemampuannya sendiri untuk bertingkah laku sesuai dengan yang diharapkannya sebagai suatu perasaan yang yakin pada tindakannya, bertanggung jawab terhadap tindakannya dan tidak terpengaruh oleh orang lain.

Orang yang memiliki kepercayaan diri mempunyai ciri-ciri toleransi, tidak memerlukan dukungan orang lain dalam setiap mengambil keputusan atau mengerjakan tugas, selalu bersikap optimis dan dinamis, serta memiliki dorongan prestasi yang kuat. Proses Terbentuknya Kepercayaan Diri Menurut Thursan Hakim rasa percaya diri tidak muncul begitu saja pada diri seseorang, tetapi ada proses tertentu didalam pribadinya sehingga terjadilah pembentukan rasa percaya diri itu.

Terbentuknya rasa percaya diri yang kuat terjadi melalui proses :

a)      Terbentuknya kepribadian yang baik sesuai dengan proses perkembangan yang melahirkan kelebihan kelebihan tertentu

b)      Pemahaman seseorang terhadap kelebihan- kelebihan yang dimilikinya dan melahirkan keyakinan kuat untuk bisa berbuat segala sesuatu dengan memanfaatkan kelebihan-kelebihannya tersebut.

c)      Pemahaman dan reaksi positif seseorang terhadap kelemahan-kelemahan yang dimilikinya agar tidak menimbulkan rasa rendah diri atau rasa sulit menyesuaikan diri.

d)     Pengalaman didalam menjalani berbagai aspek kehidupan dengan menggunakan segala kelebihan yang ada pada dirinya

          Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terbentuknya Kepercayaan Diri Kepercayaan diri dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal:

a) Faktor Internal Yang termasuk dalam faktor internal yaitu :

1. Konsep Diri Terbentuknya kepercayaan diri pada seseorang diawali dengan perkembangan konsep diri yang diperoleh dalam pergaulan suatu kelompok. Menurut Centi, konsep diri merupakan gagasan tentang dirinya sendiri. Seseorang yang mempunyai rasa rendah diri biasanya mempunyai konsep diri negatif, sebaliknya orang yang mempunyai rasa percaya diri akan memiliki konsep diri positif.

2. Harga Diri Meadow  Harga diri yaitu penilaian yang dilakukan terhadap diri sendiri. Orang yang memiliki harga diri tinggi akan menilai pribadi secara rasional dan benar bagi dirinya serta mudah mengadakan hubungan dengan individu lain. Orang yang mempunyai harga diri tinggi cenderung melihat dirinya sebagai individu yang berhasil percaya bahwa usahanya mudah menerima orang lain sebagaimana menerima dirinya sendiri. Akan tetapi orang yang mempuyai harga diri rendah bersifat tergantung, kurang percaya diri dan biasanya terbentur pada kesulitan sosial serta pesimis dalam pergaulan.

3. Kondisi fisik Perubahan kondisi fisik juga berpengaruh pada kepercayaan diri. Anthony  mengatakan penampilan fisik merupakan penyebab utama rendahnya harga diri dan percaya diri seseorang

 

b) Faktor Eksternal

1)      Pendidikan ,mempengaruhi kepercayaan diri seseorang kekuatannya dengan

2)      Bekerja dapat mengembangkan kreatifitas dan kemandirian serta rasa percaya diri. Lebih lanjut dikemukakan bahwa rasa percaya diri dapat muncul dengan melakukan pekerjaan, selain materi yang diperoleh. Kepuasan dan rasa bangga di dapat karena mampu mengembangkan kemampuan diri.

3)      Lingkungan dan Pengalaman hidup, Lingkungan disini merupakan lingkungan keluarga dan masyarakat. Dukungan yang baik yang diterima dari lingkungan keluarga seperti anggota kelurga yang saling berinteraksi dengan baik akan memberi rasa nyaman dan percaya diri yang tinggi. Begitu juga dengan lingkungan masyarakat semakin bisa memenuhi norma dan diterima oleh masyarakat.. Sedangkan pembentukan kepercayaan diri juga bersumber dari pengalaman pribadi yang dialami seseorang dalam perjalanan hidupnya. Pemenuhan kebutuhan psikologis merupakan pengalaman yang dialami seseorang selama perjalanan yang buruk pada masa kanak kanak akan menyebabkan individu kurang percaya diri

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4)      Kalau melihat ke literatur lainnya, ada beberapa istilah yang terkait dengan persoalan kepercayaan diri yaitu ada empat macam, yaitu :

a)    Self-concept : bagaimana  menyimpulkan diri secara keseluruhan, bagaimana melihat potret diri secara keseluruhan, bagaimana mengkonsepsikan diri secara keseluruhan.

b)   Self-esteem : sejauh mana punya perasaan positif terhadap diri, sejauh mana punya sesuatu yang  dirasakan bernilai atau berharga, sejauh mana meyakini adanya sesuatu yang bernilai,bermartabat atau berharga di dalam diri Anda.

c)    Self efficacy : sejauh mana punya keyakinan atas kapasitas yang miliki untuk bisa menjalankan tugas atau menangani persoalan dengan hasil yang bagus (to succeed). Ini yang disebut dengan general self-efficacy. Atau juga, sejauhmana  meyakini kapasitas  di bidang seseorang dalam menangani urusan tertentu. Ini yang disebut dengan specific self-efficacy.

d)   Self-confidence: sejauhmana punya keyakinan terhadap penilaian atas kemampuan dan sejauh mana  bisa merasakan adanya “kepantasan” untuk berhasil. Self confidence itu adalah kombinasi dari self esteem dan self-efficacy

e)    Sikap-sikap seseorang yang tidak memiliki kepercayaan diri Ketika ini dikaitkan dengan praktek hidup sehari- hari, orang yang memiliki kepercayaan rendah atau telah kehilangan kepercayaan.

 


 

BAB III

PENUTUP

 

            Denikian makalah ini kami buat semoga dapat bermanfaat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Kami mengucapkan terima kasih dan juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila banyak kekurangan terutama kami menyadarinya di penulisannya. Sekian. Terima Kasih